DR. Paijan, MSc

Paijan, seorang supir camat di Klaten, minta berhenti karena ia akan merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Mula-mula ia bekerja sebagai “tukang kantau” di kawasan Tanah Abang, setelah dapat mengumpulkan sedikit modal ia pun mulai menggelar dagangannya di pinggir jalan kawasan Tanah Abang.

Nasib rupanya memihak kepadanya, beberapa tahun kemudian ia berhasil memiliki kios kain di dalam pasar. Ia pun berkeluarga dan memiliki 2 anak. Tahun ini ia membangun rumah di Depok, di lingkungan perumahan dosen UI.

Karena tetangganya semua adalah para akademisi, dengan bermacam-macam gelar, ada Prof., ada Phd. dll. Rizaldi merasa malu kalau papan nama di depan rumahnya tidak tercantum gelar seperti tetangganya.

Dibuatlah Papan nama dari perak, yang di pesan langsung dari Klaten, dengan nama DR.Paijan, MSc. Ketika ayahnya datang berkunjung, dengan bangga ia bertanya di mana
anaknya kuliah, karena setahunya, Paijan hanya berdagang.

Dengan malu-malu Paijan menjelaskan gelarnya di papan nama:
“Disini Rumahnya Paijan Mantan Supir Camat.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: