Krisis bangsa Indonesia

Setelah beberapa waktu lalu kita mengalami krisis pangan, sekarang kita mengalami krisis energi. Setelah ini, apa lagi ? what next ? Ya, harus diakui, pertanyaan ini menunjukkan pesimistis anak bangsa terhadap negaranya. Lama merenung, kenapa kok bisa begini ? Negara yang katanya kaya raya, sampai dalam lagu koes plus dikatakan : ” tongkat, kayu  dan batu (kalau dilempar) jadi tanaman.

Baru ketemu, lihat news tick (tulisan kecil yang berjalan) di televisi 4 hari yang lalu : tertulis bahwa ternyata 80 % sumber daya alam kita telah dikuasai negara asing. Artinya … banyak. Kita menjadi budak/pembantu di negeri sendiri. Saya gak tahu apa karena mis management atau terjebak oleh permainan negara asing sehingga sampai 80 % sumber daya alam kita bisa dikuasai negara asing. Hal inilah bisa menjelaskan segalanya, kenapa kita mengalami krisis pangan ? Kenapa kita sekarang mengalami krisis energi ? Listrik sekarang byar pet, mati bergilir. Apa pemimpin2 kita bermimpi bahwa dengan Sumber daya alam(SDA) dikuasai asing, orang asing itu akan mengelola SDA untuk negeri ini ? Jangan harap … Dah pasti bahwa SDA yang dikelola untuk negaranya sendiri, begitu dah terkuras habis (dah pasti untung berlipat2 dibandingkan dengan apa yang diberikan untuk negeri Indonesia tersayang baik lewat pajak maupun hal lainnya), kita kebagian sampahnya, limbahnya yang akan berdampak bagi negara ini. Begitu kena bencana, yaa keluar lagi uang yang diperoleh dari pajak tersebut untuk menanggulangi bencana. Kesimpulannya ? kita gak dapat apa2 alias noooooooooooooooooool besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: